01 Februari 2011
31 Januari 2011
Harapan
hanya kepadaNya aku bergantung
tidak kan disesati
hanya kepadaNya
takdir qadar dan qada'
pergi untuk Allah
tidak perlu diceritakan
tidak usah dihebahkan
cuma sekadar disyukuri
tetamu Allah
sedekahi seikhlas
semudahnya
sedamai kiriman doa
barakah suci taman-taman syurga
tidakku mampu berikan kesemuanya
tidakku harapkan sesuatu dari mereka
bagai bayi baru dilahirkan
sesuci kembali haji dan hajah
biar berniat untuk Allah SWT
kerna hanya Dia Maha Mengetahui
tidak kan disesati
hanya kepadaNya
takdir qadar dan qada'
pergi untuk Allah
tidak perlu diceritakan
tidak usah dihebahkan
cuma sekadar disyukuri
tetamu Allah
sedekahi seikhlas
semudahnya
sedamai kiriman doa
barakah suci taman-taman syurga
tidakku mampu berikan kesemuanya
tidakku harapkan sesuatu dari mereka
bagai bayi baru dilahirkan
sesuci kembali haji dan hajah
biar berniat untuk Allah SWT
kerna hanya Dia Maha Mengetahui
16 Januari 2011
Epilog Keinsafan Musafir Jalanan
Ketika kami tercari-cari
sedang kami memusafiri keduniaan ini
sedari itu juga kami mendongak
tidak kami tunduk
sukar untuk kami sujud bertafakur
apa lagi memuji, bertasbih Asma ul HusnaMu
setiap detik
kami hanya insan pelupa
lagi tiada upaya
juga punya kekhilafan
masih meniti mencari pertujuk
menelusuri laluan kembali kepadaMu, Ya Tuhan
Ya Robb
tanpa keampunanMu, kami resah
tanpa kasihMu, tiada kami tenang
tanpa rahmatMu, kami hampa
siapalah kami andai tiada kebahagiaanMu
Ya Robb
tiap detik itu jua
kami menyelusuri
mencari diri
kirakan saat
apa lagi senafas
memusafiri jalanan
membawa hati
kerna cinta itu membawa kami kepadaMu
kerinduan kami untukMu, Ya Robb, Ya Allah
andai ada di antara kami
insan yang menderhaka kepadaMu, Ya Allah
ampunkanlah
perbaiki hati-hati kami ini, Ya Rahim
andai ada di antara kami
insan yang melupaiMu
sering berlaku dosa kepadaMu
dengan RahmatMu, ya Robb
kami memohon keampunanMu
Ya Ghaffur, Ya Syakur
andai ada di kalangan kami ini, ya Allah
masih tergapai-gapai
melambai-lambai hidayahMu
kurniakanlah kekuatan iman itu
biar badai melambung
biar ombak melanda
jadikanlah kami antara pepasir pantaiMu,
tiramMu menjadi pepayung, pelindung
buat kami di syurgaMu
kerna kami tidak mampu
melayari awan-awan panas, gelap lagi pekat
juga
menahan percikan kilat api nerakaMu, Ya Allah.
sedang kami memusafiri keduniaan ini
sedari itu juga kami mendongak
tidak kami tunduk
sukar untuk kami sujud bertafakur
apa lagi memuji, bertasbih Asma ul HusnaMu
setiap detik
kami hanya insan pelupa
lagi tiada upaya
juga punya kekhilafan
masih meniti mencari pertujuk
menelusuri laluan kembali kepadaMu, Ya Tuhan
Ya Robb
tanpa keampunanMu, kami resah
tanpa kasihMu, tiada kami tenang
tanpa rahmatMu, kami hampa
siapalah kami andai tiada kebahagiaanMu
Ya Robb
tiap detik itu jua
kami menyelusuri
mencari diri
kirakan saat
apa lagi senafas
memusafiri jalanan
membawa hati
kerna cinta itu membawa kami kepadaMu
kerinduan kami untukMu, Ya Robb, Ya Allah
andai ada di antara kami
insan yang menderhaka kepadaMu, Ya Allah
ampunkanlah
perbaiki hati-hati kami ini, Ya Rahim
andai ada di antara kami
insan yang melupaiMu
sering berlaku dosa kepadaMu
dengan RahmatMu, ya Robb
kami memohon keampunanMu
Ya Ghaffur, Ya Syakur
andai ada di kalangan kami ini, ya Allah
masih tergapai-gapai
melambai-lambai hidayahMu
kurniakanlah kekuatan iman itu
biar badai melambung
biar ombak melanda
jadikanlah kami antara pepasir pantaiMu,
tiramMu menjadi pepayung, pelindung
buat kami di syurgaMu
kerna kami tidak mampu
melayari awan-awan panas, gelap lagi pekat
juga
menahan percikan kilat api nerakaMu, Ya Allah.
Perkahwinan
PERKAHWINAN
Untuk Suamiku
Pernikahan atau perkawinan,
Menyingkap tabir rahasia.
Istri yang kamu nikahi,
Tidaklah semulia khadijah,
Tidaklah setaqwa Aisyah,
Pun tidak setabah Fatimah,
Apalagi secantik Zulaikha.
Justru Istrimu hanyalah wanita akhir jaman,
Yang punya cita-cita,Menjadi Sholehah….
Pernikahan atau perkawinan,
Mengajar kita kewajiban bersama,
Istri menjadi tanah, Kamu langit penaungnya,
Istri ladang tanaman, Kamu pemagarnya,
Istri kiasan ternakan, Kamu gembalanya,
Istri adalah murid, Kamu mursyidnya,
Istri bagaikan anak kecil, Kamu tempat bermanjanya.
Saat Istri menjadi madu, Kamulah penawar bisanya,
Seandainya istri tulang yang bengkok, berhatilah meluruskannya.
Pernikahan atau perkawinan,
Mengisyafkan kita perlunya iman dan taqwa.
Untuk belajar meniti sabar dari ridho Allah SWT.
Karena memiliki istri yang tidak sehebat mana,
Justru ……Kamu akan tersentak dari alpa,
Kamu bukanlah Rasullulah,
Pun bukan pula sayyidina Ali Karamallahhuwajhah,
Cuma suami akhir zaman,Yang berusaha menjadi soleh…Amin.
Untuk Istriku
Pernikahan atau perkawinan,
Menyingkap tabir rahasia.
Suami yang kamu nikahi,
Tidaklah semulia Muhammad saw,
Tidaklah setaqwa Ibrahim as,
Pun tidak setabah Ayub as,
Ataupun segagah Musa as,
Apalagi setampan Yusuf as.
Justru Suami hanyalah pria akhir jaman,
Yang punya cita-cita,Membangun keturunan yang Sholeh….
Pernikahan atau perkawinan,
Mengajar kita kewajiban bersama,
Suami menjadi pelindung,
Kamu penghuninya,
Suami adalah nahkoda kapal,
Kamu navigatornya,
Suami bagaikan balita yang nakal,
Kamu adalah penuntun kenakalannya,
Saat suami menjadi raja, Kamu nikmati anggur singgasananya,
Seketika suami menjadi bisa, Kamulah penawar obatnya,
Seandainya suami masinis yang lancang, Sabarlah memperingatknnya.
Pernikahan atau perkawinan,
Mengajarkan kita perlunya iman dan taqwa.
Untuk belajar meniti sabar dari ridho Allah SWT.
Karena memiliki istri yang tidak segagah mana,
Justru ……Kamu akan tersentak dari alpa,
Kamu bukanlah Khadijah, yang begitu sempurna di dalam menjaga,
Pun bukan pula Hajar, yang begitu setia dalam sengsara.
Cuma wanita akhir zaman,Yang berusaha menjadi solehah…Amin
Sumber : www.hafizng.com/
Untuk Suamiku
Pernikahan atau perkawinan,
Menyingkap tabir rahasia.
Istri yang kamu nikahi,
Tidaklah semulia khadijah,
Tidaklah setaqwa Aisyah,
Pun tidak setabah Fatimah,
Apalagi secantik Zulaikha.
Justru Istrimu hanyalah wanita akhir jaman,
Yang punya cita-cita,Menjadi Sholehah….
Pernikahan atau perkawinan,
Mengajar kita kewajiban bersama,
Istri menjadi tanah, Kamu langit penaungnya,
Istri ladang tanaman, Kamu pemagarnya,
Istri kiasan ternakan, Kamu gembalanya,
Istri adalah murid, Kamu mursyidnya,
Istri bagaikan anak kecil, Kamu tempat bermanjanya.
Saat Istri menjadi madu, Kamulah penawar bisanya,
Seandainya istri tulang yang bengkok, berhatilah meluruskannya.
Pernikahan atau perkawinan,
Mengisyafkan kita perlunya iman dan taqwa.
Untuk belajar meniti sabar dari ridho Allah SWT.
Karena memiliki istri yang tidak sehebat mana,
Justru ……Kamu akan tersentak dari alpa,
Kamu bukanlah Rasullulah,
Pun bukan pula sayyidina Ali Karamallahhuwajhah,
Cuma suami akhir zaman,Yang berusaha menjadi soleh…Amin.
Untuk Istriku
Pernikahan atau perkawinan,
Menyingkap tabir rahasia.
Suami yang kamu nikahi,
Tidaklah semulia Muhammad saw,
Tidaklah setaqwa Ibrahim as,
Pun tidak setabah Ayub as,
Ataupun segagah Musa as,
Apalagi setampan Yusuf as.
Justru Suami hanyalah pria akhir jaman,
Yang punya cita-cita,Membangun keturunan yang Sholeh….
Pernikahan atau perkawinan,
Mengajar kita kewajiban bersama,
Suami menjadi pelindung,
Kamu penghuninya,
Suami adalah nahkoda kapal,
Kamu navigatornya,
Suami bagaikan balita yang nakal,
Kamu adalah penuntun kenakalannya,
Saat suami menjadi raja, Kamu nikmati anggur singgasananya,
Seketika suami menjadi bisa, Kamulah penawar obatnya,
Seandainya suami masinis yang lancang, Sabarlah memperingatknnya.
Pernikahan atau perkawinan,
Mengajarkan kita perlunya iman dan taqwa.
Untuk belajar meniti sabar dari ridho Allah SWT.
Karena memiliki istri yang tidak segagah mana,
Justru ……Kamu akan tersentak dari alpa,
Kamu bukanlah Khadijah, yang begitu sempurna di dalam menjaga,
Pun bukan pula Hajar, yang begitu setia dalam sengsara.
Cuma wanita akhir zaman,Yang berusaha menjadi solehah…Amin
Sumber : www.hafizng.com/
Bicara Akhir Zaman
Tuhan
Kau telah memberitahu kami
Tentang peristiwa akhir zaman
Peristiwa di zaman kami ini
Melalui lidah NabiMu
Di zaman ini ikhtilaf banyak terjadi
Firqah sesat tujuh puluh dua banyaknya
AlQuran dijadikan barangan dagangan
Isinya sudah tidak dihiraukan
Tuhan
KekasihMu memberitahu
Dunia dijadikan barang yang diburu
Muslimin diseksa dan dihina
Oleh tangan-tangan kafir durjana
Tuhan
NabiMu terus bermadah
Ilmu Akhirat ditinggalkan orang
Ilmu dunia dijadikan rebutan
Perempuan-perempuan dijadikan hiasan
Rumah-rumah syaitan penuh riang
Rumah-rumah Tuhan kosong dan lengang
Tuhan
Yang paling menakutkan
NabiMu pernah bersabda
Di akhir zaman
Yang paling jahat
'Ulama yang memandang dunia
Tabi'atnya busuk bak bau bangkai
Siapa tercium kan mati jiwanya
Tuhan
NabiMu menyambung lagi
Terhadap peristiwa akhir zaman
Perempuan hilang malunya
Anak tidak hormati ibu bapa
Bahkan keduanya dijadikan kuli
Atau sudah tidak dipeduli
Tuhan
Penutup kata kami ceritakan
Dari lidah Nabi kekasihMu
Rezeki yang halal susah dicari
Ibarat mencari berlian berharga
Tuhan
KekasihMu menjanjikan
Kedatangan mujaddid baru
Muslimin nasibnya akan terbela
Rumah-rumah Tuhan penuh riang
Rumah-rumah syaitan akan musnah
Perempuan-perempuan akan dilindungi
Anak-anak soleh dan solehah
Kebenaran kan pasti terbukti
Penulis : Mohamad Hafiz Ng Abdullah
Sumber : http://www.hafizng.com/hafizng/
Penyunting : Norfazihah Hani Binti Abnol Kassim
Kau telah memberitahu kami
Tentang peristiwa akhir zaman
Peristiwa di zaman kami ini
Melalui lidah NabiMu
Di zaman ini ikhtilaf banyak terjadi
Firqah sesat tujuh puluh dua banyaknya
AlQuran dijadikan barangan dagangan
Isinya sudah tidak dihiraukan
Tuhan
KekasihMu memberitahu
Dunia dijadikan barang yang diburu
Muslimin diseksa dan dihina
Oleh tangan-tangan kafir durjana
Tuhan
NabiMu terus bermadah
Ilmu Akhirat ditinggalkan orang
Ilmu dunia dijadikan rebutan
Perempuan-perempuan dijadikan hiasan
Rumah-rumah syaitan penuh riang
Rumah-rumah Tuhan kosong dan lengang
Tuhan
Yang paling menakutkan
NabiMu pernah bersabda
Di akhir zaman
Yang paling jahat
'Ulama yang memandang dunia
Tabi'atnya busuk bak bau bangkai
Siapa tercium kan mati jiwanya
Tuhan
NabiMu menyambung lagi
Terhadap peristiwa akhir zaman
Perempuan hilang malunya
Anak tidak hormati ibu bapa
Bahkan keduanya dijadikan kuli
Atau sudah tidak dipeduli
Tuhan
Penutup kata kami ceritakan
Dari lidah Nabi kekasihMu
Rezeki yang halal susah dicari
Ibarat mencari berlian berharga
Tuhan
KekasihMu menjanjikan
Kedatangan mujaddid baru
Muslimin nasibnya akan terbela
Rumah-rumah Tuhan penuh riang
Rumah-rumah syaitan akan musnah
Perempuan-perempuan akan dilindungi
Anak-anak soleh dan solehah
Kebenaran kan pasti terbukti
Penulis : Mohamad Hafiz Ng Abdullah
Sumber : http://www.hafizng.com/hafizng/
Penyunting : Norfazihah Hani Binti Abnol Kassim
10 Januari 2011
Hmmm dah lama tak masak, nak masak apa? masak apa yang orang suka.
Nasi Ayam
Bahan
Seekor ayam
serbuk kari daging kalau nak rasa rempah lebih. kalau tak nak, serbuk kunyitpun boleh
garam secukup rasa
minyak untuk menggoreng
cili kering, bawang besar, bawang putih yang dipotong dan asam keping digoreng dengan minyak yang sama. kemudian diangkat, barulah goreng ayam.
kalau tak nak goreng, panggang @ bakarpun boleh
Bahan yang dikisar dan diperapkan bersama ayam selama 1 jam @ lebih
halia
bawang putih
bawang merah
lada hitam
sup bunjut dibuka
cili kisar kalau nak pedas
sos tiram
Bahan untuk sup
ayam (nak sedap ambik bahagian di tulang-tulang tu yang isinya nipis-rusuk, kaki, tengkuk atau pilih ajela sendiri)
air
bahan utk tumbuk aje sampai lumat dan ditumis untuk buat sup
halia
bawang putih
bawang merah
lada hitam
ini bahan yang tak payah ditumbuk tapi boh dalam kuah sup tu
bunga lawang
cengkih
kayu manis
sos tiram
garam secukup rasa
lobak merah dikikis aje tak payah dikupas kulitnya agar zatnya tak hilang (dipotong)
daun sup dipotong
daun bawang dipotong
bawang goreng
Bahan untuk nasi
beras
kuah sup tadi
halia--ditumbuk halus
bawang putih-ditumbuk halus
bawang merah-ditumbuk halus
serbuk kunyit
bunga lawang
kulit kayu manis
sos tiram
garam secukup rasa
bahan untuk ulaman
timun
salad
tomato
bawang goreng
daun bawang
daun sup
untuk sosnya, sos cililah senang.
untuk kicap tu, masukkan cili yang dipotong. fuh, pedasnye.
dah lama bertahun-tahun dah tak masak, hmmm Alhamdulillah masih boleh ingat lagi pasal masak. semuanya secukup rasa saja tau. hehehehehe, hentam saja. minta maaflah kalau nasi ayam ni tak sedap. ini 'resepi original saya punya' tau, kenalah kreatif diiubahsuai. orang lain tu saya tak taula depo buat cam na resepi depo dan saya nak kongsikan sedikit ilmu yang saya ada.
Wallahhualam.
Bahan
Seekor ayam
serbuk kari daging kalau nak rasa rempah lebih. kalau tak nak, serbuk kunyitpun boleh
garam secukup rasa
minyak untuk menggoreng
cili kering, bawang besar, bawang putih yang dipotong dan asam keping digoreng dengan minyak yang sama. kemudian diangkat, barulah goreng ayam.
kalau tak nak goreng, panggang @ bakarpun boleh
Bahan yang dikisar dan diperapkan bersama ayam selama 1 jam @ lebih
halia
bawang putih
bawang merah
lada hitam
sup bunjut dibuka
cili kisar kalau nak pedas
sos tiram
Bahan untuk sup
ayam (nak sedap ambik bahagian di tulang-tulang tu yang isinya nipis-rusuk, kaki, tengkuk atau pilih ajela sendiri)
air
bahan utk tumbuk aje sampai lumat dan ditumis untuk buat sup
halia
bawang putih
bawang merah
lada hitam
ini bahan yang tak payah ditumbuk tapi boh dalam kuah sup tu
bunga lawang
cengkih
kayu manis
sos tiram
garam secukup rasa
lobak merah dikikis aje tak payah dikupas kulitnya agar zatnya tak hilang (dipotong)
daun sup dipotong
daun bawang dipotong
bawang goreng
Bahan untuk nasi
beras
kuah sup tadi
halia--ditumbuk halus
bawang putih-ditumbuk halus
bawang merah-ditumbuk halus
serbuk kunyit
bunga lawang
kulit kayu manis
sos tiram
garam secukup rasa
bahan untuk ulaman
timun
salad
tomato
bawang goreng
daun bawang
daun sup
untuk sosnya, sos cililah senang.
untuk kicap tu, masukkan cili yang dipotong. fuh, pedasnye.
dah lama bertahun-tahun dah tak masak, hmmm Alhamdulillah masih boleh ingat lagi pasal masak. semuanya secukup rasa saja tau. hehehehehe, hentam saja. minta maaflah kalau nasi ayam ni tak sedap. ini 'resepi original saya punya' tau, kenalah kreatif diiubahsuai. orang lain tu saya tak taula depo buat cam na resepi depo dan saya nak kongsikan sedikit ilmu yang saya ada.
Wallahhualam.
06 Januari 2011
Kajayaan
Kejayaan kita adalah usaha kita. Pencapaian adalah destinasi kejayaan kita.
Our success is a process. A goal is the destination of our success.
Apa yang kita dah usahakan di dalam kehidupan ini sebagai khalifah Allah SWT di dunia ini dan juga hambaNya untuk menuju kepada hidup yang lebih kekal iaitu akhirat ???
Jadikanlah hari ini milik anda biarpun mungkin kehidupan anda akan ditamatkan sesaat lagi.
To Be The Best We Can Be.
Usahakan yang terbaik untuk diri sendiri.
Keputusan Sasaran Kerja Tahunan 2010 saya adalah 80 & ......lebih lagi, adalah. Biarlah rahsia....Alhamdulillah.
Wallahhualam.
Our success is a process. A goal is the destination of our success.
Apa yang kita dah usahakan di dalam kehidupan ini sebagai khalifah Allah SWT di dunia ini dan juga hambaNya untuk menuju kepada hidup yang lebih kekal iaitu akhirat ???
Jadikanlah hari ini milik anda biarpun mungkin kehidupan anda akan ditamatkan sesaat lagi.
To Be The Best We Can Be.
Usahakan yang terbaik untuk diri sendiri.
Keputusan Sasaran Kerja Tahunan 2010 saya adalah 80 & ......lebih lagi, adalah. Biarlah rahsia....Alhamdulillah.
Wallahhualam.
Langgan:
Catatan (Atom)